Skip to main content

Spesial HUT RI ke 71

Merah-putih dari teras kantor PKK.

Sudah 4 hari berlalu, tapi kibaran Sang Pusaka itu tak henti-hentinya membuat hati ini merinding. Bendera panjang yang terkobat kabit oleh angin itu menyerukan semangat juang yang tak ada habisnya. Ya, semangat juang Pahlawan tanpa upah itu.

Selamanya kelimis liukan Merah-putih itu tak akan tergantikan. Selamanya.

Sudah 4 hari berlalu. Semenjak perayaan HUT RI yang ramai meeriah disambut generasi muda, sontak serentak diapresiasi para tetua, hingga kelebat semburat Cinta makin terasa.

Berawal dari Upacara Suci khas 17 Agustus an, lomba-lomba yang menggairahkan, kegiatan-kegiatan pembangkit semangat. Ah, saya yakin seyakin-yakinnya bahwa Bangsa ini akan sembuh total selama warganya serentak peduli pada bangsanya. Eh, bukan hanya pada bangsanya, tapi generasi muda penerus bangsa Indonesia.

Penanaman jiwa kebangsaan yang tak lepas dari kultural nuansa keagamaan nian penuh dengan ketentraman, perdamaian, kesetiaan, kebersamaan. Sehingga mampu menjadikan senyuman merekah Garuda semakin melonjak. Garuda tersenyum. Garuda gembira.

Ya, satu dua kali mungkin kita akan terjatuh. Mungkin juga tiga-empat-lima-enam-tujuh dan seterusnya.....

Ah, sudahlah...
Yang namanya ada kemauan dan tekat yang kuat semua pasti bisa!!!

Dari teras kantor PKK,
Buat Garuda Tersenyum 😉.

Comments

Popular posts from this blog

HUKUM MEMPERINGATI PERAYAAN MAULID NABI SAW

Syi'iran Maulud Nabi Dari KH.M.Djamaluddin Ahmad (Jombang) HUKUM MEMPERINGATI PERAYAAN MAULID NABI SAW Peringatan ( kelahiran nabi ) yang lebih populer dengan ‘’ maulidan ’’ merupakan sebuah tradisi, sekaligus memiliki makna yang mendalam. Sejak dulu, kaum muslimin  telah melakukan peringatan mauled Nabi Saw. Sedangkan, orang yang  pertama kali melaksanakan ‘’Maulidan’’ adalah Rosulullah Saw. Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadis Imam Muslim. Namun, sebagian orang masih menganggab bahwa peringatan mauled Nabi Saw merupakan perbuatan bid’ah, dengan alasan bahwa Nabi Saw tidak pernah mengajarkan. Dalam sebuah hadis, Nabi Saw memiliki kebiasaan puasa sunnah senin dan kamis. Ternyata, puasa tersebut memiliki tujuan mulia bagi Nabi Saw, yaitu sebagai bentuk rasa syukur atas kelahirannya. Hal ini terungkap saat salah satu sahabat menanyakan kebiasaan Nabi Saw berpuasa pada hari senin. عن أبي قتادة ، أن أعرابيا قال : يا رسول الله ما تقول في صوم يوم الإثنين ؟ فقال : « ذاك يوم و...

Karakteristik Ajaran Islam

KARAKTERISTIK AJARAN ISLAM MAKALAH Disusun Untuk Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Ilmu Pengantar Islam Dosen Pengampu: Moh. Dliya’ul Chaq. M. HI. Oleh: 1.       Muhammad Zulfi Fanani 2.       Hasbullah 3.       Muhammad Afwan Imamul Muttaqin 4.       Lugina M Ramdan 5.       Muhammad Irham Mabruri INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)  TAMBAKBERAS JOMBANG 2017 BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Setiap agama mempunyai karakteristik ajaran yang membedakan dari agama-agama lain. Agama yang didakwahkan secara sungguh-sungguh diharapkan dapat menyelematkan dunia yang terpecah-pecah dalam berbagai bagian-bagian. Perpecahan saling mengintai dan berbagai krisis yang belum diketahui bagaimana cara mengatasinya. Tidak mudah m...

KH Shodiq Muslih

KIAI SODIQ   Saat haul ke-27 KH Shodiq Muslih , pendiri Pesantren Mambaul Huda Genukwatu Ngoro Jombang, Selasa (9/8/2016), Pengasuh Pesantren Al Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas KH Jamaludin Ahmad menceritakan sejumlah keistimewaan Kiai Shodiq.   ’’Kiai Sodiq ini namanya, perkataannya, dan firasatnya, sama. Sodiq semua. Jarang ada orang yang nama dan perkataan serta perbuatannya sama seperti beliau,’’ tutur Kiai Jamal.   Kiai Jamal lantas menceritakan sejumlah mukasyafahnya Kiai Sodiq. Kiai Sodiq ini masih pakdenya Kiai Jamal. 1.      Kiai Jamal pernah bertanya kepada ibunda Kiai Sodiq. ’’Bu, panjenengan kok bisa punya anak seperti Kiai Sodiq ini bagaimana?’’ kata Kiai Sodiq. Ibunda Kiai Sodiq cerita, beberapa kali punya anak laki-laki selalu lahir meninggal. Akhirnya begitu hamil lagi, sang ibu memutuskan untuk terus berpuasa sampai melahirkan. Hingga lahirlah Kiai Sodiq. ’’Agar b...